https://drive.google.com/open?id=0B_njqcMSyo5VTGNmQTlrX19hYlk

Berdasarkan Peraturan Gubernur Jambi Nomor 46 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

 

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi mempunyai tugas membantu Gubernur melaksanakan urusan pemerintahan dibidang perpustakaan dan kearsipan yang menjadi kewenangan daerah provinsi dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah provinsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi menyelenggarakan fungsi:

  • Perumusan kebijakan teknis dibidang perpustakaan dan kearsipan.
  • Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah dibidang perpustakaan dan kearsipan.
  • Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang perpustakaan dan kearsipan.

 

Kepala mempunyai tugas dan fungsi:

  • Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud diatas.
  • Pengkoordinasian seluruh kegiatan Sekretariat, Bidang dan Kelompok Jabatan Fungsional.

 

Sekretariat mempunyai tugas membantu Dinas dalam rangka, pelaksanaan sebagian tugas dan fungsi dinas di bidang umum, kepegawaian, keuangan, aset, program dan pelaporan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Sekretariat menyelenggarakan fungsi:

  • Pengkoordinasian dan pengendalian internal ketatausahaan dilingkungan Dinas.
  • Penyelenggaraan pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian, keuangan serta perencanaan program, monitoring, evaluasi dan pelaporan.

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam rangka menyiapkan bahan administrasi perdinasan, kepegawaian dan rumah tangga. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi:

  • Pelaksanaan pengelolaan urusan administrasi file persuratan dan administrasi perdinasan.
  • Pengurusan administrasi perjalanan dinas dan tugas keprotokolan.
  • Pelaksanaan urusan rumah tangga, keamanan dinas, penyelenggaraan rapat dinas dan dokumentasi.
  • Penyusunan rencana kebutuhan, pengadaan dan pengelolaan inventaris perlengkapan dinas.
  • Pelaksanaan perawatan/pemeliharaan, perbaikan gedung dan perlengkapan dinas serta proses penghapusan barang inventaris.
  • Pengkoordinasian penyusunan rencana kerja dan pelaporan pelaksanaan kerja.
  • Pelaksanaan tata usaha kepegawaian.
  • Pelaksanaan urusan mutasi.
  • Pelaksanaan upaya pengembangan karir, kesejahteraan dan disiplin pegawai.
  • Penyiapan perencanaan bahan ujian dinas, penghargaan jasa, dan sumpah pelantikan pegawai.
  • Penyiapan bahan pelaksanaan analisis jabatan kelembagaan dan ketatalaksanaan.

Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam rangka menyiapkan bahan penyusunan rencana anggaran, pengelolaan penatausahaan dan administrasi keuangan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Sub Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi:

  • Pengkoordinasian Sub Bagian Keuangan.
  • Pendayagunaan staf Sub Bagian Keuangan.
  • Penyusunan dan menghimpun bahan-bahan usulan rencana anggaran kerja dari masing-masing bidang.
  • Pelaksanaan administrasi keuangan.
  • Penelitian laporan dan evaluasi hasil kegiatan rutin dan pembangunan.
  • Penelitian daftar gaji dan mutasi gaji pegawai yang diusulkan.
  • Penghimpunan, mempelajari, melaksanakan dan menyampaikan peraturan perundang-undangan tentang keuangan.

Sub Bagian Program mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam rangka menyiapkan bahan penyusunan program, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program kerja Dinas. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Sub Bagian Program menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan bahan koordinasi penyusunan program dan rencana kegiatan dinas.
  • Pengolahan data dengan melakukan pengumpulan, peremajaan dan pengolahan serta merumuskan data dan informasi.
  • Penghimpunan, memfasilitasi dan melaksanakan perencanaan terpadu melalui kerjasama antar unit lembaga, dinas, instansi, dan dinas yang terkait dengan diklat teknis.
  • Pengkoordinasian penyusunan rencana program dan anggaran dinas.
  • Pengkoordinasian dan mensinkronisasikan kebijakan operasional dan program antar bidang.
  • Perumusan instrumen untuk pelaksanaan pemantauan program dan kegiatan.
  • Pelaksanaan pembinaan, monitoring, evaluasi dan penilaian pelaksanaan program dinas.
  • Penyiapan rumusan standarisasi teknis, norma, pedoman, kriteria dan prosedur pengelolaan program.
  • Pengefasilitasian bahan tugas koordinasi pengawasan internal untuk menjembatani pengawasan eksternal melalui rapat secara berkala.

 

Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan mempunyai tugas membantu dinas dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan di bidang deposit, pengembangan koleksi layanan dan pelestarian bahan perpustakaan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk mendukung pelaksanaan tugas Dinas. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan menyelenggarakan fungsi:

  • Pelaksanaan penghimpunan, penyimpanan dan pelestarian Karya Cetak dan Karya Rekam, penyusunan Bibliografi Daerah (BID) dan Katalog Induk Daerah (KID) serta layanan deposit, pengembangan, pengolahan bahan perpustakaan, verifikasi, validasi, pemasukan data ke data base.
  • Pelaksanaan layanan sirkulasi, rujukan, literasi informasi, bimbingan pemustaka, dan layanan ekstensi (perpustakaan keliling, pojok baca dan sejenisnya), pengembangan teknologi, informasi, komunikasi perpustakaan dan penyusunan literatur sekunder, pengelolaan jaringan perpustakaan dan supervisi e-Library, pelaksanaan kerjasama antar perpustakaan.
  • Penyimpanan dan perawatan bahan perpustakaan serta naskah kuno, pelestarian isi dan nilai informasi bahan perpustakaan melalui alih media, pemeliharaan serta penyimpanan master informasi digital, dan penelusuran naskah kuno.

Seksi Deposit dan Pengembangan Koleksi Bahan Perpustakaan mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan di bidang deposit, pengembangan koleksi layanan dan pelestarian bahan perpustakaan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Deposit dan Pengembangan Koleksi Bahan Perpustakaan menyelenggarakan fungsi:

  • Pelaksanaan penghimpunan, penyimpanan dan pelestarian Karya Cetak dan Karya Rekam, penyusunan Bibliografi Daerah (BID) dan Katalog Induk Daerah (KID) serta layanan deposit.
  • Pengembangan, pengolahan bahan perpustakaan.
  • Pelaksanaan verifikasi, validasi, pemasukan data ke data base.

Seksi Layanan Otomasi dan Kerjasama Perpustakaan mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan seksi layanan otomasi dan kerjasama perpustakaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Layanan Otomasi dan Kerjasama Perpustakaan menyelenggarakan fungsi:

  • Pelaksanaan layanan sirkulasi, rujukan, literasi informasi, bimbingan pemustaka, dan layanan ekstensi (perpustakaan keliling, pojok baca dan sejenisnya).
  • Pengembangan teknologi, informasi, komunikasi perpustakaan dan penyusunan literatur sekunder.
  • Pengelolaan jaringan perpustakaan dan supervisi e-Library.
  • Pelaksanaan kerjasama antar perpustakaan.

Seksi Pelestarian dan Alih Media Bahan Perpustakaan mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan Seksi Pelestarian dan Alih Media Bahan Perpustakaan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pelestarian dan Alih Media Bahan Perpustakaan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyimpanan dan perawatan bahan perpustakaan serta naskah kuno.
  • Pelestarian isi dan nilai informasi bahan perpustakaan melalui alih media.
  • Pemeliharaan serta penyimpanan master informasi digital.
  • Penelusuran naskah kuno

 

Bidang Pembinaan, Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca mempunyai tugas membantu dinas dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan di bidang pembinaan, pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bidang Pembinaan, Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca menyelenggarakan fungsi:

  • Pengembangan berbagai jenis perpustakaan, implementasi norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK), pendataan kelembagaan perpustakaan, pengembangan kelembagaan perpustakaan.
  • Pendataan tenaga perpustakaan, bimbingan teknis tenaga pengelola perpustakaan dan kepustakawanan, pelaksanaan pembinaan keterampilan, kesejahteraan dan karir tenaga pengelola perpustakaan serta penilaian angka kredit pustakawan.
  • Pelaksanaan survey, pengkajian dan pelaksanaan pembudayaan kegemaran membaca, pemasyarakatan perpustakaan.

Seksi Pembinaan dan Pengembangan Kelembagaan Perpustakaan mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan pembinaan dan pengembangan kelembagan perpustakaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pembinaan dan Pengembangan Kelembagaan Perpustakaan menyelenggarakan fungsi:

  • Pengembangan berbagai jenis perpustakaan, implementasi norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK).
  • Pendataan kelembagaan perpustakaan.
  • Pengembangan kelembagaan perpustakaan.

Seksi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Perpustakaan mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan pembinaan dan pengembangan tenaga perpustakaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Perpustakaan menyelenggarakan fungsi:

  • Pendataan tenaga perpustakaan.
  • Pelaksanaan bimbingan teknis tenaga pengelola perpustakaan dan kepustakawanan.
  • Pelaksanaan pembinaan keterampilan, dan karir serta penilaian angka kredit pustakawan.

Seksi Pengembangan Pembudayaan Kegemaran Membaca mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan pengembangan pembudayaan kegemaran membaca sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pengembangan Pembudayaan Kegemaran Membaca menyelenggarakan fungsi:

  • Pelaksanaan survei, pengkajian dan pelaksanaan pembudayaan kegemaran membaca.
  • Pemasyarakatan perpustakaan.

 

Bidang Konservasi Arsip mempunyai tugas membantu dinas dalam rangka menyelenggarakan pelayanan, pengolahan, penyimpanan dan akuisisi  atau penelusuran arsip. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bidang Konservasi Arsip menyelenggarakan fungsi:

  • Penyusunan bahan perumusan prosedur dan mekanisme layanan informasi kearsipan, pelaksanaan administrasi peminjaman dan layanan arsip serta digitalisasi arsip, pemberian layanan jasa teknis dan fasilitasi informasi lain yang berkaitan dengan kearsipan, pelaksanaan pengelolaan ruang layanan dan diorama kearsipan, penyelenggaraan jaringan sistem kearsipan dan teknologi informasi kearsipan, pelaksanaan koordinasi dan konsultasi dengan instansi terkait.
  • Penyelenggaraan pengkajian serta pengolahan arsip in-aktif dan arsip statis, penyelenggaraan koordinasi, konsultasi dan hubungan kerja dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas, penyelenggaraan kegiatan pengolahan arsip in-aktif dan arsip statis dari instansi pemerintah, swasta, organisasi dan/atau perorangan/masyarakat, pelaksanaan pengolahan arsip in-aktif dan arsip statis di Lembaga Kearsipan Daerah (LKD), pemberian konsultasi serta persetujuan pemusnahan dan penyerahan arsip.
  • Penyelenggaraan kegiatan akuisisi arsip dari instansi pemerintah, swasta, organisasi dan/atau perorangan/masyarakat, penyusunan program kegiatan pelaksanaan akuisisi arsip, penginventarisiran hasil reproduksi/reprografi khazanah arsip, pengeditan hasil peliputan/rekaman dalam bentuk jurnal atau tema tertentu, pengambilan film/foto yang bernilai guna, pelaksanaan penerbitan naskah sumber dan penyusunan sejarah lisan.

Seksi Pelayanan Arsip mempunyai tugas membantu bidang  dalam rangka memimpin dan merencanakan kegiatan perumusan kebijakan teknis dan fasilitas layanan  kearsipan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pelayanan Arsip menyelenggarakan fungsi:

  • Penyusunan bahan perumusan prosedur dan mekanisme layanan informasi kearsipan.
  • Pelaksanaan administrasi peminjaman dan layanan arsip serta digitalisasi arsip.
  • Pemberian layanan jasa teknis dan fasilitasi informasi lain yang berkaitan dengan kearsipan.
  • Pelaksanaan pengelolaan ruang layanan dan diorama kearsipan.
  • Penyelenggaraan jaringan sistem kearsipan dan teknologi informasi kearsipan.
  • Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi dengan instansi terkait.

Seksi Pengolahan Arsip mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka menyelenggarakan penyusunan bahan perumusan teknis  dan fasilitasi  bidang pengolahan arsip  in-aktif  dan statis sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pengolahan Arsip  menyelenggarakan fungsi:

  • Penyelenggaraan pengkajian serta pengolahan arsip in-aktif dan arsip statis.
  • Penyelenggaraan koordinasi, konsultasi dan hubungan kerja dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas.
  • Penyelenggaraan kegiatan pengolahan arsip in-aktif dan arsip statis dari instansi pemerintah, swasta, organisasi dan/atau perorangan/masyarakat.
  • Pelaksanaan pengolahan arsip in-aktif dan arsip statis di Lembaga Kearsipan Daerah (LKD).
  • Pemberian konsultasi serta persetujuan pemusnahan dan penyerahan arsip.

Seksi Akuisisi Arsip mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka melaksanakan akuisisi/penelusuran arsip yang bernilai guna informasional dan kesejarahan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Akuisisi Arsip menyelenggarakan fungsi:

  • Penyelenggaraan kegiatan akuisisi arsip dari instansi pemerintah, swasta, organisasi dan/atau perorangan/masyarakat.
  • Penyusunan program kegiatan pelaksanaan akuisisi arsip.
  • Penginventarisiran hasil reproduksi/reprografi khazanah arsip.
  • Pengeditan hasil peliputan/rekaman dalam bentuk jurnal atau tema tertentu.
  • Pengambilan film/foto yang bernilai guna.
  • Pelaksanaan penerbitan naskah sumber dan penyusunan sejarah lisan.

 

Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kearsipan mempunyai tugas membantu dinas dalam rangka menyusun bahan perumusan kebijakan teknis di bidang pembinaan dan pengembangan kearsipan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kearsipan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyusunan bahan pengkajian kebutuhan pendidikan dan pelatihan kearsipan serta bahan pembinaan dan petunjuk teknis tenaga pengelola arsip dan arsiparis, pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengembangan Sumber Daya Manusia serta menyelenggarakan bimbingan teknis, penyuluhan, pelatihan, sosialisasi dan apresiasi kearsipan, penyiapan bahan-bahan media penyuluhan informasi kearsipan melalui media massa dan melaksanakan pengelolaan penerbitan kearsipan, pembuatan pedoman modul/manual ke-pengelolaan arsip dinamis dan statis, jadwal retensi arsip dan pola klasifikasi arsip, pelaksanaan pembinaan keterampilan, kesejahteraan dan karir tenaga pengelola arsip serta penilaian angka kredit arsiparis, pelaksanaan hubungan kerjasama dengan instansi terkait dan/atau masyarakat di bidang kearsipan.
  • Pelaksanaan Gerakan Sadar Arsip, perencanaan dan melaksanakan kegiatan pengembangan Kearsipan dan penyelenggaraan transformasi/alih media digital, penciptaan dan pendataan tenaga arsiparis, serta penilaian angka kredit jabatan fungsional arsiparis.
  • Pelaksanaan kerja sama bidang perawatan dan teknis penyimpanan arsip, penyelamatan fisik dan informasi khasanah arsip baik karya cetak maupun karya rekam melalui transformasi/alih media ke bentuk mikro dan reproduksi foto/naskah dinas, alih media digital dan transmedia ke kaset, CD dan alat teknologi informasi lain.

Seksi Pembinaan Kearsipan mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka melaksanakan pembinaan Sumber Daya Manusia dan sistem kearsipan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pembinaan Kearsipan menyelenggarakan fungsi:

  • Penyusunan bahan pengkajian kebutuhan pendidikan dan pelatihan kearsipan serta bahan pembinaan dan petunjuk teknis tenaga pengelola arsip dan arsiparis.
  • Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengembangan Sumber Daya Manusia serta menyelenggarakan bimbingan teknis, penyuluhan, pelatihan, sosialisasi dan apresiasi kearsipan.
  • Penyiapan bahan-bahan media penyuluhan informasi kearsipan melalui media massa dan melaksanakan pengelolaan penerbitan kearsipan.
  • Pembuatan pedoman modul/manual ke-pengelolaan arsip dinamis dan statis, jadwal retensi arsip dan pola klasifikasi arsip.
  • Pelaksanaan pembinaan keterampilan, kesejahteraan dan karir tenaga pengelola arsip serta penilaian angka kredit arsiparis.
  • Pelaksanaan hubungan kerjasama dengan instansi terkait dan/atau masyarakat di bidang kearsipan.

Seksi Pengembangan Kearsipan mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka melaksanakan bahan perumusan kebijakan teknis dan fasilitas pengembangan kearsipan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pengembangan Kearsipan menyelenggarakan fungsi:

  • Pelaksanaan Gerakan Sadar Arsip.
  • Perencanaan dan melaksanakan kegiatan pengembangan Kearsipan dan penyelenggaraan transformasi/alih media digital.
  • Penciptaan dan pendataan tenaga arsiparis.
  • Penilaian angka kredit jabatan fungsional arsiparis.

Seksi Pelestarian Arsip mempunyai tugas membantu bidang dalam rangka melaksanakan bahan perumusan kebijakan teknis dan fasilitas pelestarian arsip.  Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pelestarian Arsip menyelenggarakan fungsi:

  • Pelaksanaan kerja sama bidang perawatan dan teknis penyimpanan arsip.
  • Penyelamatan fisik dan informasi khasanah arsip baik karya cetak maupun karya rekam melalui transformasi/alih media ke bentuk mikro dan reproduksi foto/naskah dinas, alih media digital dan transmedia ke kaset, CD dan alat teknologi informasi lain.

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk Pemustaka dan Pengguna Arsip, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Awal berdirinya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi pada tahun 1980 sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 0221/a/O/1980 tanggal 2 September 1980, namun baru berjalan pada tanggal 4 April 1981 yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Pusat Pembinaan Perpustakaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Pusat Pembinaan Perpustakaan, Direktorat Jenderal Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan nama Perpustakaan Wilayah Provinsi Jambi.

Pada tanggal 6 Maret 1989 terbitlah Keputusan Presiden nomor 11 Tahun 1989 tentang Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Berdasarkan Keputusan Presiden tersebut, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memiliki satuan organisasi yang bernama Perpustakaan Daerah yang berkedudukan di masing-masing Ibukota Provinsi. Sejak saat itulah Perpustakaan Wilayah Provinsi Jambi berubah nama menjadi Perpustakaan Daerah Jambi.

Pada tahun 1996 terbitlah Peraturan Daerah nomor 6 Tahun 1996 yang membentuk Kantor Arsip Daerah. Dari adanya Sub Bagian Arsip dan Ekspedisi, Bagian Tata Usaha Umum dan Arsip, Biro Umum pada Sekretariat Wilayah Daerah Provinsi Jambi, maka terbentuklah Kantor Arsip Daerah Provinsi Jambi.

Pada tahun 1997, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengalami perluasan struktur organisasi berdasarkan Keputusan Presiden nomor 50 Tahun 1997 tentang Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dimana Perpustakaan Daerah disejajarkan dengan Lembaga Pemerintah Non Departemen lainnya serta Departemen yang berada di wilayah Provinsi, maka Perpustakaan Daerah Jambi berubah nama menjadi Perpustakaan Nasional Provinsi Jambi.

Dengan terbitnya Peraturan Daerah Provinsi Jambi nomor 17 Tahun 2001 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Jambi, maka Perpustakaan Nasional Provinsi Jambi berubah nama menjadi Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Jambi yang merupakan Satuan Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Jambi.

Selanjutnya berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jambi nomor 15 Tahun 2008, bergabunglah dua Institusi yaitu Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Jambi dan Kantor Arsip Daerah Provinsi Jambi menjadi Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi dan masih merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Pada akhir tahun 2016 terbitlah Peraturan Daerah Provinsi Jambi nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jambi yang mengatur pembentukan, tipelogi dan susunan perangkat daerah, maka Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi berubah nama menjadi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi.

 

Jalan Rd. Poerboyo Kolopaking No.65 Telanaipura, Jambi
Telp. & Fax (0741) 61310
website: www.dpadprovjambi.com